Powered By Blogger

Rabu, 17 Februari 2010

Kualitas Rooney Kejutkan Ancelotti


Pelatih Chelsea, Carlo Ancelotti, mengaku terkejut melihat penyerang Manchester United, Wayne Rooney bisa terus meningkatkan performanya tanpa pernah mengalami penurunan. Ia pun tak ragu untuk mendaulat Rooney sebagai pemain terbaik dunia, saat ini.

Rooney merupakan salah satu talenta terbaik dunia. Namun, kemampuannya sempat tertutup nama besar Cristiano Ronaldo. Ketika Ronaldo hengkang ke Real Madrid, akhir musim lalu, sejumlah kalangan menilai, Rooney akan mampu menjaga MU di jalur juara.

Rooney tak berkomentar banyak soal beralihnya tanggung jawab mengangkat tim dari Ronaldo kepada dirinya. Namun, secara konsisten, ia terus membuktikan diri mampu memikul tugas tersebut. Itu dibuktikan dengan torehan 21 gol dan tiga assist dari 24 penampilannya di Premier League, yang membawa MU ke posisi kedua dengan 56 poin, atau kalah dua angka saja dari Chelsea di puncak klasemen.

"Saat ini, ia adalah yang terbaik di dunia. Manchester memanfaatkan Rooney dengan sangat baik sekarang. Ia meningkatkan kualitas di setiap laga. Saya terkejut, level (permainannya) tak pernah turun. Ia selalu meningkatkan performanya," ujar Ancelotti.

"Ini tak hanya bagus untuk United, tetapi juga untuk tim nasional (Inggris). Mempertahankannyannya dalam kondisi ini penting untuk Piala Dunia. Seluruh pasukan United memiliki pengalaman untuk berjuang sampai akhir musim," tandasnya.

Rooney Makin Percaya Diri


Penampilan memukau penyerang Manchester United (MU), Wayne Rooney, saat membantu timnya mengalahkan AC Milan mendapat pujian habis-habisan dari seantero media Eropa. Rooney kini makin percaya diri.Dalam duel di San Siro, Selasa (16/2/2010) malam, itu Rooney menyarangkan dua gol yang membuat MU menang 3-2. Dua-duanya melalui sundulan dan Rooney berhasil mengungguli bek-bek Milan yang berpostur lebih tinggi.

"Aku telah bekerja keras untuk lebih sering masuk ke kotak penalti. Hal ini membantuku mencetak gol yang menambah kepercayaan diriku," kata pemain Inggris tersebut.

"Aku tidak tahu berapa gol yang bisa kucetak musim ini. Aku senang telah mencetak dua gol dalam pertandingan besar melawan Milan dan dua-duanya dari sundulan. Mudah-mudahan aku bisa terus seperti ini," lanjutnya.

Usai pertandingan, pujian mengalir deras untuk pemain bertubuh gempal itu. Musim ini prestasi Rooney meroket. Di Premier League, ia sudah mencetak 21 gol dari 25 penampilan. Media di Eropa pun yakin bahwa Rooney layak disebut sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini.

Rooney menanggapinya dengan rendah hati. Menurutnya, ia bisa seperti itu karena performa tim juga sedang membaik. "Setan Merah" telah membuktikan bahwa mereka bisa lebih produktif meski telah ditinggalkan Cristiano Ronaldo.

"Jika orang-orang berbicara hal baik tentang diriku, itu bagus. (Namun,) aku tidak fokus terhadap hal-hal seperti itu. Bukan hanya diriku yang terus berkembang dalam beberapa bulan terakhir. Kami mampu bermain konsisten. Hal ini sangat membantu performaku," pungkas Rooney.

Evra: Rooney Berkelas Dunia


Bek kiri Manchester United (MU), Patrice Evra, menilai, rekan timnya, Wayne Rooney adalah pemain kelas dunia yang selevel dengan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Ricardo Kaka. Ia yakin, bila Rooney bisa mempertahankan performanya, MU akan berjaya musim ini.

"Aku sangat bahagia untuknya. Tiap kali bermain dia menghormati seragam yang dikenakannya. Dia adalah pemain kelas dunia. Aku harap dia tetap seperti ini karena kami ingin menang pada leg kedua (lawan AC Milan) dan ingin fokus ke Premier League," ujar Evera.

"Dia sudah lebih dewasa. Rooney telah belajar banyak dan selalu ingin mencetak gol. Dia memiliki rasa lapar terhadap gol. Saat ini dia adalah seorang pencetak gol sejati," tambahnya.

Rasanya pujian Evra terhadap Rooney memang tidak berlebihan. Rooney kini memang disebut-sebut sebgai penyerang paling berbahaya di muka bumi. Di Premier League musim ini, Rooney sudah mencetak 21 gol dan 3 assist dari 25 penampilannya bersama

Wenger Berharap Wakil Inggris Lolos



Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, berharap semua wakil Inggris di Liga Champions bisa lolos ke babak perempat final.Wenger merasa hal ini akan sulit dilakukan tapi dia optimistis, Arsenal, Manchester United, dan Chelsea dapat menyingkirkan semua lawan-lawannya.

"Saya harap ketiga wakil Inggris bisa lolos ke babak selanjutnya. Saya bukan orang bodoh, saya tahu hal ini akan sulit dilakukan," kata Wenger.

Arsenal akan merintis jalan ke perdelapan final saat menghadapi Porto, di leg pertama 16 besar, Rabu (17/2/2010). Sementara itu, Chelsea akan melawan dengan Inter Milan, Rabu (24/2/2010). Satu-satunya wakil Inggris yang telah bermain adalah Manchester United (MU) yang berhasil menaklukkan tuan rumah AC Milan 2-3, Selasa (16/2/2010).

Wenger senang, MU berhasil menuai sedikit keuntungan dari Milan. Ia berharap, Arsenal dan Chelsea akan mengikuti jejak mereka.

"Mungkin Manchester United memiliki keuntungan kecil dari Milan. Dua pertandingan (wakil inggris) lainnya akan berjalan ketat," lanjut pelatih asal Perancis tersebut.

Ferguson Pahami Pengusiran Carrick


Pelatih Manchester United, Alex Ferguson, mengaku bisa memahami keputusan wasit Olegario Benquerenca memberikan kartu kuning kedua kepada Michael Carrick, di menit ke-90 duel leg pertama 16 besar Liga Champions, versus AC Milan, Selasa (16/2/2010). Menurutnya, itu merupakan konsekuensi yang pantas bagi Carrick yang mengulur waktu pada momen-momen krusial.

Pada menit ke-90 itu, Milan tertinggal 2-3 dan sedang ngotot-ngototnya berusaha menyamakan kedudukan. Dalam satu momen, Patrice Evra melanggar Alexandre Pato dan wasit menghadiahkan tendangan bebas kepada Milan. Nah, sesaat setelah wasit meniup peluit untuk pelanggaran itu, Carrick malah membuang bola.

Di mata wasit, Carrick sengaja melakukan itu dengan sengaja untuk mengulur-ulur waktu dan karenanya langsung mengacungkan kartu kuning kedua.

"Saya tak tahu untuk apa (wasit memberi kartu kuning kedua kepada Carrick). Namun kemudian, saya diberitahu bahwa ia (Carrick) menendang bola. Itu adalah kartu merah yang tidak kasar. Ketika Anda melakukan sesuatu seperti itu, Anda sama sekali tidak memberikan wasit pilihan lain," ujar Ferguson